SEJARAH SABUN


Sejarah Sabun
Menurut legenda Romawi kuno, di daerah yang dikenal sebagai Gunung Sapo, ketika sabun diciptakan tidak ada niat untuk membuat sabun. Di bukit Gunung Sapo ini masyarakat sedang mengorbankan hewan untuk dibakar, dan dibawahnya terdapat Sungai Tiber sebagai tempat mencuci pakaian. Pada waktu pembakaran hewan tersebut turunlah hujan yang membasahi dan melarutkan lemak dari hewan kurban dan abu dari bekas kayu bakar mengalir ke sungai dibawah bukit tersebut. Sehingga lemak dan abu telah tercampur di sungai tempat masyarakat mencuci pakaian dan ternyata hasil cucian disungai yang mengandung lemak yang bercampur abu tersebut pakaian menjadi bersih. Selanjutnya diketahui bahwa lemak, abu dan air dikenal segai sabun. sehingga pada jaman dulu digunakan abu kayu atau alkali, air hujan dan lemak hewan (lemak) untuk membuat sabun.

Kembalinya gerakan masyarakat menggunakan sabun natural Hand made adalah merupakan cerminan terhadap pembelian produk yang sehat dan ramah lingkungan. Dengan semakin meningkatnya penggunaan bahan sintetik kimia dan kajian tentang efek yang berbahaya, sekarang ini masyarakat lebih mengincar ke bahan alternatif natural (go green)

Diantara mereka yang menderita kondisi kulit seperti psoriasis dan eksim, serta orang orang yang memiliki kulit sensitif atau hypoallergenic dapat diatasi dengan beralih ke sabun natural hand made.

Sabun natural hand made jauh lebih lembut daripada sabun yang dibeli di toko, karena sabun natural hand made tersebut dibuat dari minyak berbahan dasar nabati, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang ditemukan dalam kandungan sabun tersebut.

Sabun komersial biasanya dibuat mengandung deterjen, bahan campuran, bahan kimia, minyak, lemak hewan berkadar tinggi, dan bahan yang menganggu kesehatan kulit. dan apakah ini bisa disebut sebagai sabun?

Sebenarnya, sabun yang dijual sebagian besar ditoko saat ini, sama sekali bukan benar benar sabun, tetapi deterjen. Deterjen adalah produk berbasis minyak bumi, seperti bensin dan minyak tanah, bahan bahan ini cenderung merusak lapisan asam kulit alami anda.

Pernahkah anda memperhatikan bagaimana sabun biasa membuat permukaan kulit menjadi kering, gatal-gatal dan ketat? Alkali, yang terkandung didalam sabun adalah zat yang paling sering membuat iritasi kulit. Hal ini dikarenakan bahwa kualitas pelembab alami tradisional, seperti gliserin pada sabun tidak digunakan oleh pabrik modern pembuat sabun, karena biaya produksi mereka lebih mahal dibandingkan menggunakan produk dari industri minyak bumi.

Sabun dengan bahan bahan kimia telah dipasarkan dalam jumlah besar besaran dan telah terbukti berbahaya bagi kesehatan manusia dan dapat menyebabkan iritasi kulit. contoh bahan bahan pembuat sabun pabrik modern seperti DEA, Isopropil Alkohol, BHT, lemak hewan berkadar tinggi, dan Triclosan (pada umumnya terdapat disabun anti-bakteri).

Sabun komersial dibuat cenderung kurang ramah lingkungan juga. Sementara itu sabun yang diproduksi secara komersial biasanya dengan biaya rendah, dampaknya kurang ramah pada kulit anda dan lingkungan.

TipsMemilih Sabun Mandi
Sudah banyak terbukti bahwa sabun mandi Natural (berbal) hand made adalah sangat ber manfaat dan manjur untuk menghaluskan dan menjaga kelembutan kulit.
Sabun adalah salah satu kosmetik tertua, dan dalam perkembangannya pembuatan sabun telah melibatkan zat kimia. Pada jaman dulu ciri khas keindahan dari sabun mandi adalah memiliki bintik bintik sebagai wujud dari bahan alami yang digunakan. Dalam perkembangan naik turunnya dari tradisi lama pembuatan sabun wangi hand made, kabar baiknya bahwa sekarang ini kembali mengalami kemajuan. 

Manfaat Sabun Natural (Herbal) hand made :
Dibandingkan dengan membeli sabun ditoko, sabun natural hand made lebih lembut. karena dibuat dari minyak berbasis nabati, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti yang terdapat dalam sabun yang diproduksi pabrik modern. Berbagai aroma minyak atsiri alami juga bisa ditambahkan ke dalam sabun alami hand made untuk menambah efek tambahan kelembaban. sebagaih contoh jenis aroma minyak atsiri yang digunakan antara lain: jeruk, vanili, kelopak mawar, almond, alpukat dan jojoba, dll.

Salah satu perbedaan terbesar antara sabun komersial dan sabun natural hand made adalah gliserin. Gliserin adalah cairan bening yang menyerap air dari udara dan merupakan faktor kunci dalam menjaga kelembutan dan kesehatan kulit. sabun gliserin sangat baik untuk kulit sensitif dan halus, dan kulit anak-anak. Sebab gliserin adalah bahan yang berkualitas tinggi untuk memproduksi proses pembuatan sabun. Banyak industri sabun komersial besar sebenarnya mengekstrak gliserin dari sabun dan menjualnya sebagai produknya yang akan digunakan untuk produk produk dengan harga yang lebih tinggi, seperti lotion dan krim kulit. Bagi orang orang yang mengalami kondisi kulit seperti psoriasis dan eksim, serta orang orang yang memiliki kulit sensitif atau hypoallergenic dapat diatasi dengan segera beralih ke sabun natural.

Kualitas pasti menggantikan kuantitas, ketika kita beralih menggunakan sabun natural hand made, yang sebagian besar adalah bahan bahan pilihan, disortir, dan diproduksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Salah satu faktor yang sama menariknya tentang sabun natural hand made adalah bahwa mereka membiarkan pabrik sabun untuk menjadi kreatif dan mengadakan percobaan dengan produk natural yang berbeda, seperti menambahkan minyak atsiri, exfoliators alami dan membuat kreasi baru dengan design yang menyenangkan dan menarik.

Sabun mandi natural ini terlihat lembut bagai sutera dan terkesan mewah. Rahasia bahan bahan untuk membuat sabun hand made adalah imajinasi. Dari desain yang rumit dengan aroma yang indah, sabun natural hand made adalah merupakan kemewahan sederhana yang merupakan keharusan.

Disamping dibuat dengan estetika, hal ini tentunya sudah selayaknya kalau dibayar lebih mahal sebagai sabun yang asli. Kulit adalah organ manusia terbesar seperti halnya garis pertahanan tubuh pertama terhadap dehidrasi, temperatur, infeksi dan zat berbahaya. Sabun natural
hand made itu sendiri sangat pantas memberikan perawatan kulit menjadi lembut, membersihkan dan mempertahankan kelembaban.

1 komentar: